BPJS TK Jelaskan Sistem PERISAI ke Jepang

TOKYO, KRJOGJA.com – Di penghujung tahun 2017, BPJS Ketenagakerjaan diundang ke Tokyo oleh Pemerintah Jepang yang diwakili JICA dan Federasi Sharoushi, guna melakukan pertemuan bilateral untuk evaluasi kerjasama tersebut. 

Pada pertemua itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto memaparkan bahwa saat ini terdapat 126 Juta angkatan kerja di Indonesia, tapi yang wajib menjadi peserta sebanyak 86 Juta pekerja selain PNS, TNI dan Polri. 

"Sedangkan yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 47 juta tenaga kerja, dan yang masih aktif mengiur sebanyak 25,4 juta," katanya dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Upaya untuk meraup penambahan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, menurut Agus, berinisiatif menjalankan berbagai strategi, salah satunya mengembangkan sistem keagenan kepesertaan yang diadopsi dari Sharoushi dan Japan Collection System. Sistem keagenan ini di Indonesia dinamakan PERISAI yang merupakan singkatan dari Penggerak Jaminan Sosial Indonesia. 

Pilot project PERISAI ini, jelasnya, telah dilaksanakan terlebih dahulu di 10 Provinsi di Indonesia, dan hasilnya cukup baik serta disambut positif oleh masyarakat pekerja. Selanjutnya BPJS Ketenagakerjaan menyempurnakan PERISAI dengan sistem aplikasi digital berbasis internet yang dioperasikan melalui smartphone. Aplikasi ini mengintegrasikan sistem yang ada di BPJS Ketenagakerjaan dengan sistem di Bank. (Ful)

BERITA REKOMENDASI