BPJS TK Rambah Pelaku Industri Kreatif

JAKARTA (KRjogja.com) – BPJS Ketenagakerjaan dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) hari ini menandatangani nota kesepahaman tentang perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja ekonomi kreatif. Kerjasama tersebut guna mengajak para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mendaftarkan para karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Direktur Utama BPJSTK Agus Susanto mengatakan, maksud dan tujuan dilakukannya kerjasama ini adalah untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja dan pelaku usaha di industri kreatif, seperti seniman, desainer, fotografer, sineas, musisi, kuliner dan lain sebagainya, untuk mengantisipasi risiko sosial ekonomi yang timbul.

"Kerjasama ini diharapkan mampu mendorong perekonomian bangsa dan secara simultan juga memperluas perlindungan atas jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja," tuturnya di Gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (13/9/2016). Ada sekitar 16 sub sektor industri ekonomi kreatif yang masuk dalam kerjasama kedua belah pihak tersebut.  Nantinya ke-16 sektor tersebut akan berkomitmen untuk melindungi pekerjanya dengan BPJS Ketenagakerjaan. 

Sementara Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menambahkan, dalam kerjasama tersebut, Bekraf berjanji akan memberikan data pelaku usaha ekonomi kreatif di seluruh Indonesia kepada BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu agar mempermudah BPJS Ketenagakerjaan menjari peserta baru. "Kami akan berikan data, tapi kami juga saat ini tengah melakukan survei dengan BPS untuk menghitung berapa jumlah pelaku ekonomi kreatif. Tapi kami minta BPJS Ketenagakerjaan untuk merahasiakan data tersebut," kata Triawan. (*)

 

BERITA REKOMENDASI