BPKH Kelola Dana Haji Rp125 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pada tahun 2020  dana kelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebesar Rp 125 triliun atau meningkat 10,6 persen dari tahun sebelumnya senilai 113 triliun.  Sedangkan nilai manfaat mencapai Rp 7,2 triliun ,meningkat 27,9 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 5,8 triliun.

“Pada tahun 2020  dana kelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebesar Rp 125 triliun atau meningkat 10,6 persen dari tahun sebelumnya senilai 113 triliun,” kata Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, di Jakarta, Rabu (22/1).

Dikatakan, pada tahun 2020 BPKH juga menargetkan dana kelolaan sebesar Rp 132 triliun dan nilai manfaat Rp 8 triliun. Kenaikan dana kelolaan ini diharapkan dapat memberikan peluang lebih besar untuk investasi. 
Selain itu di tahun 2020 BPKH juga mendorong pembayaran digital untuk living cost jemaah haji salah satunya meningkatkan penggunaan cashless. Virtual Account yang saat ini masih sebatas informasi dan distribusi Nilai Manfaat (NM) jemaah tunggu, diharapkan dapat juga digunakan sebagai media cashless dan source of fund eWaIIet atau eMoney. 

Dijelaskan, pada tahun 2020 ada beberapa poin penting terkait pengeIolaan keuangan haji di tahun 2020, antara Iain, peningkatan dana kelolaan melalui program Ayo Haji Muda. Proses digitalisasi haji dan umrah dan kerjasama kelembagaan dengan institusi dalam negeri dan luar negeri serta diversifikasi portofolio Syariah akan terus diupayakan dengan pendalaman instrumen bersama BI dan OJK. (Lmg)

 

 

BERITA REKOMENDASI