BRI Berhasil Salurkan KUR Rp 45 Triliun

YOGYA (KRjogja.com) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk atau BRI telah berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 45 triliun per Agustus 2016 dari total target Rp 67 triliun. Penyebaran KUR oleh BRI cukup bagus di seluruh Indonesia dan kedepan mampu menggerakan ekonomi di daerah.

"Dari total KUR Rp 100 triliun secara nasional tahun ini, kami mendapatkan  alokasi Rp 67 triliun. KUR diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat karena mereka berusaha dan bisa menyerap tenaga kerja informal," ujar Direktur Utama (Dirut) BRI, Asmawi Syam belum lama ini di Yogyakarta.

Asmawi mengatakan penerima KUR di BRI mencapai 45 juta orang dengan rata-rata menerima Rp 5 juta atau 2 juta orang, sehingga setiap BRI memberikan KUR kepada satu orang, dia bisa mempekerjakan dua orang di sektor informal. Artinya dari orang yang tidak berpenghasilan menjadi berpenghasilan sehingga mengurangi angka pengangguran di sektor informal.

"Jika daya beli masyarakat meningkat, otomatis mendoring pertumbuhan ekonnomi di suatu daerah. Jadi sektor konsumsi meningkat yang tadinya belanjanya tidak terlalu besar bisa meningkatkan daya beli masyarakat maka sektor produksi naik menjadi 'down effect'," kata Asmawi.

Lebih lanjut Asmawi menyampaikan dengan melihat kondisi perekonomian makro saat ini tidak terlalu banyak berpengaruh pada perekonomian mikro. Terlebih Indonesia merupakan pasar paling besar untuk kucuran KUR ini. Terkait KUR yang belum terserap Rp 31 triliun diprediksi akan habis akhir tahun 2016 dengan suku bunganya bertahan di angka 9 persen atau single digit.

"Tergantung pemerintah nantinya mau menuruknan lagi bunga KUR ini, mengingat pemerintah yang memberikan subsidi 10 persen pada KUR tersebut. Yang penting kalau kredit mikro itu bisa diakses cepat, kalau penerima KUR kan tidak karena dia tidak bankable," imbuhnya. (R-4)   

BERITA REKOMENDASI