BTN Bukukan Laba Bersih Rp457 Miliar

JAKARTA, KRJOGJA.com – Laba bersih Bank Tabungan Negara (BTN)  pada  kuartal  I tahun 2020 sebesar Rp  457 miliar atau mengalami penurunan sebesar 36,79 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu yang mencapai Rp 723 miliar.

Menurunnya laba bersih ini karena, BTN menambah pencadangan modal atau coverage rasio menjadi 105,66 persen, atau meningkat tajam dari tahun 2019 yang hanya  dari  45,07 persen.

“ Sebenarnya laba operasional BTN pada kuartal I tahun 2020 sebelum provisi tercatat sebesar Rp 870 miliar, namun karena pada kuartal I ini kita tambah pencadangan yaang cukup besar yakni lebih dari Rp 400 miliar, sehingga total pencadangan rasio BTN menjadi 105, 66 persen, membuat laba bersih BTN pada  kuartal  I tahun 2020 hanya sebesar Rp  457 miliar atau mengalami penurunan sebesar 36,79 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu yang mencapai Rp 723 miliar,” kata Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury, pada paparan kinerja BTN pada  kuartal I tahun 2020 secara virtual di Jakarta, Jumat (15/5).

Menurutnya, cadangan rasio diperkuat karena antisipasi BTN dengan kondisi saat ini, apalagi terjadinya kenaikan kredit bermasalah ( NPL)  dari  2,92 persen pada tahun 2019 lalu menjadi 4,9 persen pada kuartal I tahun 2020 ini.  Namun dengan coverage rasio BTN yang sudah berada di atas 100 persen dinilai sudah cukup sebagai upaya prinsip kehati-hatian terutama di masa covid-19 ini.

BERITA REKOMENDASI