Cerita Bank Digital Korea Selatan Bisa Jaring 1 Juta Nasabah Baru Dalam Lima Hari

YOGYA, KRJOGJA.com – Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) bersama Majalah Stabilitas menggelar Indonesia Risk Management Outlook (IRMO) 2022 bertema ‘Next Stage of Great Change’ di Artotel Suites Bianti Yogyakarta, Kamis (27/1/2022). Pembicara-pembicara menarik dihadirkan dalam seminar dua sesi sepanjang hari ini.

Pada sesi pertama, tiga pembicara memberikan materi menarik yakni Herman Saheruddin, Direktur Grup Riset Lembaga Penjamin Simpanan, Eduard Guntoro Purba, Executive Vice President of Risk Management BCA dan Bima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios). Ketiganya memaparkan situasi terkini yang dialami perbankan di Indonesia dalam pengaruhnya pada dunia.

Bima Yudhistira mengungkap saat ini bank digital mulai berkembang baik di Indonesia maupun banyak negara dunia. Salah satu yang menarik menurut dia yakni Kakao Bank di Korea Selatan yang meraup 13 juta nasabah baru dalam waktu kurang dari 2 tahun.

“Kita lihat Kakao Bank di Korea Selatan, dengan 13 juta warga Korea Selatan menjadi nasabah itu 50 persen total warga negara itu. Mereka 5 hari dapat 1 juta nasabah karena dalam pembukaan akun, pinjaman digital tak boleh lebih dari 6 menit. Dalam waktu 2 tahun lebih sudah 13 juta nasabahnya. Kakao Bank hanya punya kantor pusat yang terhubung dengan pesan aplikasi Kakao,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI