CIMB Niaga Apresiasi 62 Penabung Cilik

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Merayakan Hari Ulang Tahun ke-62,  PT Bank CIMB Niaga Tbk memberikan apresiasi kepada 62 penabung cilik teraktif yang menggunakan produk Simpanan Pelajar (SimPel) dari 62 kota di Indonesia. Apresiasi dalam bentuk saldo tabungan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penabung cilik teraktif oleh Direktur Compliance, Corporate Secretary and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei dan Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Direktur Compliance, Corporate Secretary and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, “Dalam momentum HUT CIMB Niaga ke-62 ini, kami ingin memberikan terima kasih kepada para penabung cilik, khususnya dari kota-kota yang pernah dikunjungi oleh program AMDB CIMB Niaga, berupa hadiah saldo tabungan. Kami berharap apresiasi ini dapat memotivasi para penabung cilik lainnya untuk semakin aktif menabung di CIMB Niaga.” 

Fransiska menjelaskan, apresiasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian program AMDB, sebuah program edukasi dan literasi keuangan perbankan untuk mendukung kegiatan literasi keuangan yang dicanangkan OJK. Tujuannya untuk menumbuhkan budaya menabung dan berbagi pada anak-anak sejak dini. Melalui program yang digelar sejak 2011 ini, CIMB Niaga turut berpartisipasi mensosialisasikan gerakan Ayo Menabung sekaligus memperkenalkan produk Tabungan CIMB Junior, Tabungan SimPel dan iB SimPel.

Selain memberikan apresiasi kepada 62 penabung cilik teraktif, pada saat yang sama CIMB Niaga juga meresmikan program pembukaan 2.400 Tabungan SimPel bagi 2.400 peserta AMDB di empat kota yaitu Manado, Sukabumi, Serang, dan Tegal. 

"Sesuai dengan brand promise kami 'Forward' yang salah satunya diimplementasikan melalui Forward Your Future, kami ingin mendampingi dan mendorong para calon generasi emas bangsa untuk merencanakan masa depan yang gemilang sejak dini. Menabung secara aktif akan membangun kebiasaan yang baik dalam mempersiapkan hari esok yang lebih baik. Tentu kebiasaan positif ini harus dimulai sejak belia," ujar Fransiska. (*)

BERITA REKOMENDASI