CORE : OJK dan LPS Dibentuk, Kepercayaan Masyarakat Meningkat

JAKARTA, KRJOGJA.com – Piter A Radjalam dari Center of Reform on Economic Indonesia (CORE)  mengatakan pasca krisis ekonomi 1998, pemerintah membentuk BPPN, LPS dan OJK. Kebijakan ini menjadi modal pemerintah dalam menjaga kondisi perbankan Indonesia pada krisis keuangan global tahun 2008. 

Piter menilai sebelumnya nasabah kurang percaya ke perbankan dan bahkan menarik uang besar-besaran. Namun setelah pemerintah menjamin semua uang nasabah yang ada di perbankan maka lambat laun nasabah makin percaya kepada perbankan dan ekonomi Indonesia semakin kuat.

"Hikmah dari krisis 1998 dan kita bentuk BPPN,  LPS  mungkin sehingga menjadi modal kita pada krisis global 2008 lalu dimana kondisi perbankan kita menjadi sehat dan bahkan perekonomian Indonesia juga cukup baik,” tegasnya.

Karena pamerintah telah menyelamatkan perbankan  pasca krisia ekonomi  1998, Piter berharap obligor eks BPPN  yang telah dibantu pemerintah pasca krisis ekonomi yang  bisa membayar utangnya . Bahkan, kalau memang tidak bisa membayarkan maka asetnya bisa  dijual, di lelang atau bisa dikembangkan atau disewakan sehingga menghasilkan uang dan menambah kas negara.

“Aset-aset ini jangan dijual tapi dikelola dengan baik dan akan menambah kas negara,” tegasnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI