Dampak Pandemi, Yang Kaya Tambah Hebat Yang Miskin Tambah Sengsara

YOGYA, KRJOGJA.com – Ekonom Faisal Basri punya cara unik untuk menggambarkan kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19. “Ada kecenderungan mirip huruf K,”katanya dalam diskusi bedah buku “Tonggak Politik” karya Sosiolog UGM Arie Sujito yang digelar secara daring, Senin 14 September 2020.

Dalam teori ekonomi, menurut dia, ada sejumlah kurva untuk menggambarkan resesi. Ada yang mirip huruf V, turun cepat naik cepat; U, turun cepat pemulihan lambat; dan M, turun cepat pemulihan lebih lambat. Sementara untuk kasus resesi di masa pandemi kali ini, muncul kurva baru, yakni K. “Yang kaya tambah hebat, yang miskin tambah sengsara,” katanya.

Ia mengatakan undang-undang yang menguntungkan korporasi dan oligarki pun bermunculan. Meski prosesnya tak transparan dan berlangsung secara tertutup. Misalnya saja Omnibus Law dan UU Minerba. “Prosesnya seperti hantu,” katanya.

BERITA REKOMENDASI