Di Masa Pandemi, Masyarakat Ingin Miliki Asuransi Kesehatan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Di masa pandemi ini, perilaku konsumen berubah yakni cenderung menahan pembelian barang konsumtif dan fokus terhadap  kebutuhan pokok dan produk kesehatan.

Di sisi lain, hasil riset lembaga survei Nielsen menyebutkan bahwa sekitar 35 persen masyarakat Indonesia ingin memiliki asuransi kesehatan di masa pandemi dan lima persen akhirnya memutuskan untuk membeli produk asuransi kesehatan. Berdasarkan hasil survei Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa  Indonesia (PDSKJI) menyebutkan bahwa 64,3 persen responden memiliki  rasa kecemasan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Salah satunya  didorong oleh kekhawatiran jika terjangkit penyakit dan tidak memiliki  akses terhadap fasilitas kesehatan. Terlebih lagi, menurut data World  Health Organization (WHO), biaya kesehatan di Indonesia meningkat 36  persen setiap tahun, melampaui angka inflasi.

Menurut Bancassurance Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank  Danamon) Paulus Budihardja, di Jakarta, Kamis (9/7), melihat hasil  riset tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun terdapat keinginan  dan kesadaran untuk memiliki asuransi kesehatan, masyarakat yang  akhirnya memiliki perlindungan asuransi kesehatan masih tergolong  rendah. Hal ini antara lain disebabkan karena masyarakat tidak  mendapatkan akses ke produk asuransi yang terjangkau dan dengan  coverage yang menyeluruh.

Selain itu, masyarakat perlu juga diberi edukasi bahwa produk asuransi  melindungi mereka dari risiko finansial dengan terus meningkatnya  biaya perawatan kesehatan di Indonesia. Pentingnya sebuah ketenangan  pikiran atau peace of mind dalam menghadapi masa yang penuh tantangan  seperti masa pandemi ini. “Hal ini mendorong kami untuk menghadirkan  produk asuransi kesehatan yang menyeluruh dan terjangkau. Sehingga  dapat menjawab kebutuhan masyarakat atas perlindungan kesehatan,  sekaligus memperluas akses serta meningkatkan jumlah masyarakat  memiliki proteksi asuransi,” katanya.

Dikatakan, Bank Danamon bekerja sama dengan Manulife Indonesia  menghadirkan dua produk asuransi yang dapat menjawab kebutuhan namun  terjangkau bagi masyarakat di masa pandemi ini yaitu Proteksi Prima  Sehat Global (PPSG) dan Proteksi Prima Medika (PPME). Hanya dengan  premi mulai dari Rp 80.000 per bulan, Proteksi Medika (PPME)  menghadirkan perlindungan asuransi kesehatan dengan premi yang sangat  terjangkau untuk semua lapisan masyarakat namun menawarkan proteksi  yang menyeluruh.(Lmg)

BERITA REKOMENDASI