Di Tengah Pandemi, Pengumpulan ZIS Naik 46 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA.CA mengatakan, sejak Januari – Juni 2020, Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) seluruh Indonesia di bawah koordinasi BAZNAS, telah melaksanakan perannya dalam melayani muzaki dan mustahik melalui program-program unggulannya.

Pengumpulan zakat nasional pada 2020 ini, menurutnya, ditargetkan sebesar Rp12,48 Triliun atau naik dari tahun lalu sebesar Rp10,22 Triliun. Menghadapi pandemi Covid-19 pada awal tahun ini, BAZNAS dan LAZ di 31 provinsi telah menyalurkan Rp296,07 Miliar. “Dan masyarakat terdampak Covid-19 mendapatkan manfaat zakat melalui program darurat kesehatan dan program darurat sosial ekonomi,” katanya di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Sebelumnya BAZNAS memaparkan laporan pengelolaan zakat nasional dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI, Rabu (15/7/2020). Hadir dalam RDP selain Bambang Sudibyo adalah Wakil Ketua BAZNAS, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec , Anggota serta jajaran Direksi BAZNAS. Bambang menyebutkan, laporan pengelolaan zakat kepada DPR ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menjalankan peran sebagai pengelola zakat nasional yang akuntabel.

“BAZNAS meningkatkan layanan zakat kepada muzaki dan mustahik melalui pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Salah satunya melalui laporan resmi kepada Presiden dan DPR RI,” jelas Bambang.

BERITA REKOMENDASI