Dipacu Emas dan Kopi, Kinerja BBJ Lampaui Target

Kinerja kontrak tersebut tidak lepas dari peran pialang dan pedagang dan dukungan kebijakan dari Bappebti serta para pelaku pasar yang semakin dewasa dalam berinvestasi merupakan andil yang besar yang tidak dapat dipisahkan dalam peningkatan volume transaksi pada tahun 2020.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) mengatakan pencapaian volume transaksi di Bursa Berjangka Jakarta kali ini tentu merupakan hal yang positif bagi Industri Perdagangan Berjangka Komoditi, ditengah pandemi yang melanda Indonesia sejak awal tahun. Ini semua merupakan bukti bahwa industri perdagangan berjangka komoditi cukup tahan terhadap kontraksi ekonomi, baik nasional maupun global. “Terkait transaksi Multilateral, merupakan pekerjaan rumah bagi semua pemangku kepentingan, untuk kedepan bisa meningkatkan volume transaksi. Hal ini karena khittahnya industri perdagangan berjangka komoditi adalah transaksi multilateral”.

Pasar Fisik Emas Digital

Jakarta Futures Exchange (JFX) di bulan November 2020, telah menerima Surat Keputusan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 01/BAPPEBTI/SP-BBPF/11/2020 tentang Persetujuan Bursa Berjangka untuk Melakukan Kegiatan Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital.

Dengan mengantongi Surat Keputusan yang diterbitkan pada tanggal 11 November tersebut, mengukuhkan JFX sebagai penyelenggara Pasar Fisik Digital yang berkolaborasi dengan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) yang telah ditunjuk sebagai Lembaga Kliring Penyelesaian dan Penjaminan Transaksi di Pasar Fisik Emas Digital (LK-PFED).

Pelaksanaan ini merupakan penyelarasan kepada Peraturan Menteri Perdagangan no. 119 tahun 2018, tentang kebijakan umum mengenai perdagangan fisik emas digital di Bursa Berjangka dan peraturan Bappebti No.13 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Bappebti No. 04 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emmas Digital di Bursa Berjangka.

“Saat ini JFX sudah siap untuk menerima pendaftaran kepesertaan, dan sedang melakukan sosialisasi kepada calon peserta dan investor. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi divisi Keanggotaan kami”, ujar Stephanus Paulus.

BERITA REKOMENDASI