DIY Peringkat Ketiga Pendukung KUR

JAKARTA, KRJOGJA.com – DI Yogyakarta menjadi peringkat 3 untuk kategori pemerintah provinsi terbaik dalam pendukung penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) 2019. Sedangkan Kabupaten Kota Yogyakarta menjadi peringkat pertama terbaik dan Kabupaten Kulonprogo menjadi peringkat tiga untuk kategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dibagi menjadi Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa dan Luar Jawa Terbaik.

"Diharapkan melalui pemberian penghargaan bagi stakeholder pendukung program KUR tahun 2019 ini dapat meningkatkan motivasi bagi para pendukung program KUR untuk mencapai kinerja yang lebih baik lagi," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Dikatakan, KUR telah dapat disalurkan secara akumulatif kepada 18,3 juta debitur dengan nilai Rp 460,6 triliun. Dengan posisi baki debet per Oktober 2019 sebesar Rp 158,5 triliun dan NPL sangat rendah 1,26 persen. Adapun, kebijakan pengembangan UMKM tersebut tidak hanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah pemerataan ekonomi untuk segenap masyarakat Indonesia.

Dijelaskan, program KUR telah mengalami beberapa perubahan, baik skema maupun regulasi. Salah satu perubahan yang telah ditetapkan baru-baru ini adalah penurunan suku bunga; terakhir di 2019 sebesar 7 persen  menjadi 6 persen di 2020 mendatang.

Kebijakan penurunan suku bunga tersebut diikuti dengan target peningkatan volume penyaluran KUR sebesar 36 persen dibandingkan 2019 menjadi Rp 190 triliun pada tahun depan. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan penyaluran KUR selama lima tahun ke depan dengan target mencapai Rp 325 triliun di 2024.

Hal tersebut didukung juga oleh peningkatan maksimum plafon KUR mikro dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta per debitur. Total akumulasi plafon KUR Mikro sektor perdagangan juga naik dari Rp 100 juta menjadi Rp 200 juta. Semua perubahan kebijakan KUR ini akan berlaku sejak 1 Januari 2020.

Untuk kinerja program KUR sendiri, tercatat dari 2015 hingga Oktober 2019, KUR sudah tersalurkan kepada 18,3 juta debitur, atau sebesar 12 juta berdasarkan NIK, dengan total plafon sebesar Rp 460,62 triliun. Khusus untuk 2019, Pada 2019, penyaluran KUR telah tercapai 90,9 persen dari target yang ditentukan sebelumnya atau Rp 127,3 triliun dari Rp 140 triliun. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI