Ekonomi DIY Tak Terpengaruh ‘Rush Money’

YOGYA (KRjogja.com) – Kondisi perekonomian dan keuangan maupun perbankan di DIY maupun nasional dalam keadaan bagus dan terkendali sehingga tidak terpengaruh dengan isu-isu 'rush money' dan melemahnya rupiah.

Demikian dikatakan Deputi Kepala Perwakilan BI DIY, Hilman Tisnawan kepada KR, Senin (21/11). Hal ini terlihat dari indikator pertumbuhan ekonominya dan pertumbuhan perbankan yang sehat.

"Kita tidak terpengaruh dengan munculnya isu 'rush money', semuanya masih 'on the. track'. Meskipun pertumbuhan ekonomi DIY pada triwulan III 2016 sedikit rendah karena terkait penundaan sementara dan pengetatan APBN maupun APBD, sejauh ini masih bagus," ujar Hilman.

Hilman melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi dan pergerakan dana keuanggan masih aman pada tahun ini. Termasuk pertumbuhan ekonomi dan keuangan di DIY, sejauh ini masih bagus dan terkendali. "Investasi masih masuk ke DIY, pertumbuhan kredit tumbuh, sektor swasta juga bergerak, dan dana pihak ketiga (DPK) tetap tumbuh," imbuh Hilman. 

Disampaikannya pertumbuhan perekonomian DIY 2016 diprediksi masih cukup bagus di atas 5 persen. Tidak terkecuali terjadinya pelemahan rupiah akhir-akhir ini, ternyata belum berdampak terhadap kondisi perekonomian DIY. Mengingat peralihan aliran modal yang masuk ke Indonesia masih positif, dengan aliran modal yang keluar lebih kecil daripada yang masuk.(Ira)

BERITA REKOMENDASI