Gandeng CrediBook, Kemenkop UKM Gelar Literasi Digitalisasi Keuangan

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng CrediBook dalam kegiatan literasi digitalisasi keuangan. Kegiatan ini digelar selama dua hari bertempat di Hotel Grand Keisha Sleman dan digelar secara hybrid.

Asisten Deputi Pembiayaan Wirausaha KemenKopUKM Edhi Kusdiyarwoko Dwikencono menyoroti urgensi penyediaan literasi keuangan digital guna menjadikan wirausaha yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

“Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dengan Pemerintah Daerah beserta stakeholder lainnya untuk melakukan fasiltasi serta pembinaan kepada UMKM dalam agenda pemulihan transformatif yang salah satunya meningkatkan UMKM masuk ke ekosistem digital. Diharapkan nantinya seluruh pelaku usaha UMKM dapat menyusun laporan keuangan secara digital, bertransformasi guna mengakses pembiayaan sebagai upaya peningkatan kapasitas usaha.,” ungkap Edhi.

Oleh karena itu, lanjutnya, Kementerian Koperasi dan UKM melalui kegiatan Fasilitasi Literasi Digitalisasi dan Keuangan ini menggandeng CrediBook sebagai perusahaan teknologi yang juga mengembangkan aplikasi pembukuan digital bagi wirausaha.

“Kami mengapresiasi CrediBook atas dukungannya dalam kegiatan ini serta upayanya dalam menyediakan layanan digital yang memudahkan pengelolaan keuangan bagi wirausaha. Dengan memanfaatkan aplikasi pembukuan digital, wirausahawan dapat menyusun laporan keuangan secara teratur dan mencatat transaksi secara real-time melalui ponsel. Ini cukup mudah dan lebih efisien. Ke depannya, kami harap kolaborasi dengan CrediBook dapat berlanjut untuk kegiatan lainnya,” lanjut Edhi.

Sementara itu, Head of Marketing CrediBook Christian Dotulong mengatakan animo peserta mengikuti literasi digitalisasi keuangan ini sangat besar. Tercatat ada ratusan peserta dalam kegiatan ini.

“Bersama Kemenkop UKM, kami mengadakan kegiatan literasi digitalisasi keuangan untuk UMKM di Yogyakarta, ada 30 peserta yang hadir secara offline dan sekitar 200 peserta yang hadir secara online,” kata Christian Dotulong.

BERITA REKOMENDASI