Genjot DPK, J Trust Bank Dukung Festival IKKIMASU 2020

SLEMAN, KRJOGJA.com – J Trus Bank berusaha memperbaiki komposisi Dana Pihak Ketiga (DPK) terutama dana murah seperti tabungan dan giro yang belum seimbang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng lembaga budaya jepang Ennichisai mengadakan lomba costplay bagi para penggemar.

“Kami ingin memperkenalkan J Trust Bank sebagai bank yang dimiliki Jepang di masyarakat Yogyakarta. Termasuk memperkenalkan budaya Jepang dan cost play yang digemari pelajar maupun mahasiswa,” ungkap Kepala Cabang PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) Febyra Asia Rini kepada wartawan, Minggu (15/03/2020) disela pelaksanan Festival IKIMASU 2020 di Gedung PKKH UGM.

Dia menjelaskan J Trust Bank bagian dari J Trust Group, yaitu kelompok usaha yang memiliki keahlian dan pengalaman luas di sektor finansial di Jepang juga melakukan edukasi literasi keuangan kepada peserta lomba cosplay di Yogyakarta.

“Kami menawarkan tabungan Moe bagi mahasiswa dengan berbagai keuntungan salah satunya bebas biaya administrasi. Bahkan, di festival ini dengan hanya membuka tabungan Rp50 ribu, nasabah mendapatkan tiket masuk gratis mengikuti festival ini. Uang yang disetor tetap utuh di rekening tabungan,” ungkap Febyra didampingi Corporate Communication & Public Relation Departement Head Ake Pramasandhi.

Febyra menjelaskan pemilik rekening juga berhak memilih salah satu kartu debit karakter an yang digemari. Dan, meski status masih bank BUKU II, manajemen berusaha memberikan pelayanan perbankan berkualitas setara Jepang, serta optimistis pada tahun 2020 dapat meningkatkan dana murah (CASA) sekitar 25% dibanding tahun 2019.

“Komposisi DPK masih didominasi deposito dan melalui festival kali ini bisa memperbaiki komposisi itu. Kami mengincar pembukaan rekening tabungan baru sekira 100 nasabah. Namun, kami juga tetap melakukan fungsi intermediasi dengan menyalurkan kredit berkualitas,” tandasnya.

Ake menambahkan pihaknya juga mengadakan program tabungan berhadiah guna memperbaiki posisi DPK. Hadiah yang ditawarkan seperti depoaito sebesar Rp100 juta hingga sepeda motor.

“Untuk rasio keuangan lain cukup positif. Hingga akhir tahun lalu, kami membukukan laba sebesar Rp49 miliar (Year on Year) dengan gross non performibg loan (NPL) 1,49 persen. Jumlah ini menurun dibandingkan periode tahun sebelumnya mencapai 4,26 persen,” tandasnya.

BERITA TERKAIT