GWK Bali Bakal Unjuk Gigi di Pertemuan IMF-World Bank

JAKARTA, KRJOGJA.com – Jelang Annual Meeting IMF-World Bank, Oktober mendatang, wajah Bali semakin dipercantik. Salah satunya dengan pemasangan mahkota berlapis emas di patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). 

Menteri Pariwisata Arief Yahya, menilai kawasan GWK ini sangat layak menjadi host Annual Meeting IMF-World Bank. "Garuda Wisnu Kencana adalah kawasan Cultural Park di Bali. Kawasan ini sudah dibangun sejak 28 tahun lalu. Dan, akan menjadi salah satu prestasi di era Presiden Jokowi. Kawasan GWK sangat layak dijadikan host IMF World Bank Annual Meeting 2018,” papar Menteri Arief Yahya melalui keterangan persnya, Senin (21/05/2018).

Menurutnya, kawasan GWK cukup merepresentasikan acara Annual Meeting IMF-World Bank sebagai event dunia. “Peristiwa dunia yang dihelat di destinasi kelas dunia, di tempat yang merupakan karya seni patung perunggu terbesar dunia, ini sangat berkelas,"terangnya.

Dengan tinggi mencapai 120 meter, ditambah pemasangan mahkota emas, Menteri asal Banyuwangi itu yakin patung GWK akan menjadi ikon baru di Pulau Dewata. “Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) akan menjadi ikon baru di Bali, sebagai patung terbesar dan tertinggi kedua dunia,” katanya. 

Mantan Dirut PT Telkom itu pun optimistis jika GWK akan mampu menyedot banyak wisatawan. “Jika sudah rampung 100 persen, GWK diproyeksikan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan. Kunjungan wisatawan ke GWK ini bisa sampai tiga kali lipat jika dibandingkan dengan sebelum patung ini selesai dikerjakan,” katanya.

“Patung GWK juga akan memperkuat Bali sebagai destinasi nomor 1. Pulau Dewata terpilih sebagai Destinasi Nomor 1 Dunia versi TripAdvisor 2017. Penilaiannya diperoleh dari travellers review. Juga terbaik nomor 1 sebagai Honeymoon Destination versi Ctrip, Online Travel Agent terbesar di Tiongkok. Penilaiannya dari suara outbouners Tiongkok,” sambung Menpar.

Patung Garuda Wisnu Kencana terletak kurang lebih 40 kilometer dari Kota Denpasar. Tepatnya di Kecamatan Kuta Selatan, Desa Ungasan. Lokasinya berada di ketinggian kurang lebih 263 meter di atas permukaan laut. 

Tinggi GWK mengalahkan Patung Yesus di Rio de Jeneiro (Christ the Redeemer) yang memiliki tinggi 38 meter dan patung The Motherland Calls 91 meter di Rusia. Bahkan, Patung Liberty AS pun kalah. Tinggi Liberty ‘hanya’ 93 meter. GWK hanya kalah dari Spring Temple Buddha. Patung ini memiliki tinggi 153 m dan berada di Henan, China. Spring Temple Buddha dibangun sejak 1997 lalu. 

Pembangunan Garuda Wisnu Kencana Cultural Park telah dilakukan sejak tahun 1992 lalu. Penggagasnya adalah Yayasan Garuda Wisnu Kencana. Sedangkan proses perancangan patung GWK sendiri telah berlangsung selama 28 tahun. Atau sejak tahun 1989 silam. 

Arsitek patung raksasa ini adalah salah seorang pemahat modern terbaik nasional. Yaitu I Nyoman Nuarta. Beliau juga dikenal sebagai salah seorang pendiri Yayasan Garuda Wisnu Kencana.

Namun, Kementerian Pariwisata turut terlibat dalam pengembangan konsep Patung GWK. Tepatnya saat posisi Menteri Pariwisata dijabat Joop Ave. Pihak lain yang juga terlibat penembangan konsep ini adalah mantan Gubernur Bali Ida Bagus Oka, dan Ida Bagus Sudjana yaitu mantan Menteri Pertambangan dan Energi. (Fon)

BERITA REKOMENDASI