Hipmi Ajak Pengusaha Manfaatkan Tax Amnesty

JAKARTA  (KRjogja.com) – Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) menghimbau agar pengusaha segera merepatriasi dananya ke dalam negeri. Pengusaha bisa memanfaatkan momentum tax amnesty untuk 'membersihkan' asetnya, karena pintu rahmat tax amnesty ada batas waktunya.

"Seperti ramadan lalu, pintu rahmat tax amnesty ini ada batas waktunya. Yang punya duit di luar cepat-cepat balikin ke dalam negeri untuk memperkuat sektor keuangan dan menggeliatkan sektor ril,” kata Ketua Umum Hipmi Bahlil di Jakarta, Selasa, (19/07/2016).

Bahlil mengatakan, tax amnesty merupakan pintu rahmat bagi pengusaha untuk membersihkan aset dari kelalaian membayar pajak.  Untuk itu pintu rahmat tax amnesty mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pengusaha.

"Tax amnesty memberi rahmat hanya sembilan bulan. Bila, dalam sembilan bulan itu, pemilik aset diluar negeri merepatriasi dananya ke dalam negeri akan mendapat tax amnesty. Namun, bila dalam sembilan bulan itu pemilik aset diluar negeri tidak merepatriasi dananya maka pintu rahmat tertutup dan siap-siap dikenai sanksi atau keluar dari Indonesia," ujarnya.
     
Bahlil meminta agar pemerintah bersikap tegas bagi pihak-pihak yang ditemukan tidak merepatriasi dananya ke dalam negeri. pengusaha yang menyembunyikan asetnya di luar negeri layak mendapat sanksi. Sebab dana tersebut merupakan hasil dari mengeruk keuntungan dari Bumi Pertiwi.(Lmg)
 

BERITA REKOMENDASI