HSBC Mendukung Komitmen Pemulihan Ekonomi ASEAN

JAKARTA, KRJOGJA.com – HSBC mendukung perjanjian bersama negara-negara anggota ASEAN untuk meningkatkan kerja sama reformasi dan integrasi dalam rangka membendung dampak kesehatan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh Pandemi COVID-191. Perjanjian tersebut menutup KTT tahunan pemimpin ASEAN yang berakhir pada 26 Juni.

“HSBC secara khusus menekankan pentingnya perdagangan dan keterbukaan digital dan menghubungkan upaya-upaya stimulus fiskal di wilayah ini dengan tujuan pembangunan berkelanjutan secara global. Kami mendukung inisiatif negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat upaya bersama dalam mengatasi dampak ekonomi COVID-19. Ketika Asia Tenggara mulai dibuka kembali, negara-negara anggota ASEAN tidak dapat mengupayakan pemulihan ekonomi secara terpisah. Alasannyasederhana, Asia Tenggara selalu lebih kuat saat bersatu ketimbang berjalan sendiri-sendiri,” kata Komisaris Utama PT Bank HSBC Indonesia, Matthew Lobner sebagaimana keterangan persnya.

Menurut Lobner rantai pasokan yang terjalin kuat di kawasan ini – yang mencakup produk elektronik, mobil, tekstil dan pakaian – telah berkembang karena kemampuan ASEAN dalam mengurangi tarif perdagangan dan investasi di antara 10 negara anggota. Hasilnya telah membawa lebih dari 650 juta2 penduduk wilayah ini menuju kemakmuran.

“Untuk membangun pemulihan ekonomi dan ketahanan rantai pasokan, HSBC  menyarankan tiga pilar reformasi: arus perdagangan dan investasi;  konektivitas digital; dan menghubungkan proyek pembangunan bangsa
dengan tujuan pembangunan berkelanjutan serta komitmen iklim yang  disepakati secara global.

BERITA REKOMENDASI