IMF-World Bank, RI Cari Skema Baru Pembiayaan Infrastruktur

JAKARTA, KRJOGJA.com – Indonesia akan membawa isu pembiayaan infrastruktur dalam pertemuan IMF-World Bank di Bali. Apalagi sebagai negara berkembang, saat Indonesia tengah fokus untuk melakukan pembangunan infrastruktur.

Kepala Departemen Internasional Bank Indonesia Doddy Zulverdi mengatakan, dalam pertemuan tersebut, pemerintah ingin mencari skema-skema ke danau infrastruktur yang baru. Sebab menurutnya, saat ini sangat sulit jika seluruh pembayaran infrastruktur dilakukan dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Indonesia saat ini sedang gencar membangun infrastruktur. Pembiayaan terbatas dari pemerintah kita perlu dapat masukan soal-soal sumber-sumber pembiayaan dari swasta," ujarnya di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

 
Doddy menjelaskan, sebagai negara berkembang pembangunan infrastruktur sangatlah penting untuk meningkatkan perekonomian. Sebab dengan adanya infrastruktur maka aksesbilitas serta kegiatan ekonomi juga akan semakin lancar.

"Di satu sisi infrastruktur sangat mendesak, jadi kita ingin menunjukan bagaiman kepentingan relevansinya. Di sisi lain ada isu di pembiayaannya. Dalam konteks ini pembiayaan infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu pembiayaan dari swasta," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut lanjut Doddy, nantinya Indonesia akan mengorek skema pembiayaan apa saja yang bisa dilakukan oleh pemerintah dalam membangun infrastruktur. Khususnya skema pembiayaan yang bersumber dari swasta yang berada di pasar keuangan.

"Bagaimana mengembangkan skema-skema pembiayaan yang berasal dari sisi swasta. Makanya dalam pertemuan tersebut apa saja kebijakan yang bersumber-sumber dari swasta terutama dari pasar keuangan," jelasnya. (*)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI