Indodana Sosialisasi Manfaat Pinjaman dan Pendanaan Online yang Aman

PINJAM uang zaman sekarang jauh lebih mudah dan cepat ketimbang dulu berkat kehadiran finansial teknologi (fintech) pinjaman. Indodana, salah satu fintech pinjaman peer to peer lending yang terdaftar dan diawasi OJK aktif menggelar sosialisasi di sejumlah kampus di Indonesia guna mengedukasi masyarakat tentang cara memanfaatkan layanan fintech pinjaman yang aman, nyaman dan menguntungkan.

Business Development Manager Indodana Robert mengatakan minat masyarakat sangat tinggi terhadap fintech P2P Lending tetapi masih banyak yang belum tahu cara memanfaatkan layanan fintech untuk membantu keuangan mereka menjadi lebih baik.

“Indodana hadir menjelaskan langsung apa itu fintech, bagaimana cara pinjam online dan cara melakukan pendanaan melalui fintech resmi. Kami memiliki visi untuk memberikan layanan keuangan terbaik bagi orang-orang yang tidak atau belum tersentuh oleh layanan kredit perbankan,” ujar Robert.

Lebih lanjut, Robert menyadari bahwa  pengaduan marak jebakan fintech ilegal yang marak terjadi belakangan ini menjadi bukti bahwa edukasi fintech masih minim. Masyarakat diharapkan berhati-hati dengan fintech pinjaman ilegal yang bisa merugikan diri mereka karena bunga dan denda pinjaman yang mencekik hingga cara penagihan yang tidak wajar.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga awal Februari 2019 mencatat jumlah fintech pinjaman yang telah terdaftar dan diawasi OJK tercatat sebanyak 99 fintech. Adapun data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokir lebih dari 738 aplikasi fintech ilegal yang beroperasi di Indonesia.

“Layanan pinjaman dan pendanaan di Indodana telah mengikuti prosedur dan aturan OJK sehingga masyarakat tak perlu ragu pinjam uang dan mendanai melalui Indodana,” ujar Robert.

Meminjam uang di Indodana sangat mudah, aman dan cepat. Sebelum Anda mengajukan pinjaman di Indodana, Anda bisa cek dulu melalui kalkulator pinjaman untuk mengetahui kemampuan cicilan Anda. Pinjaman yang diberikan mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp8 juta dengan cicilan tetap dan terjangkau dan membayar cicilan juga bisa dilakukan dengan cara transfer bank hingga di merchant Alfamart terdekat di kota Anda.

Selain pinjaman, masyarakat juga bisa menyalurkan pinjaman melalui pendanaan di Indodana. Layanan pendanaan Indodana memberikan keuntungan berupa imbal hasil hingga 16% per tahun. Dengan modal awal investasi yang cukup terjangkau yakni Rp100.000, Anda bisa turut membantu sekaligus memiliki investasi. 

“Melalui Indodana, pinjaman yang disalurkan akan turut membangun riwayat kredit bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh bank. Kami tak hanya membantu masyarakat mendapatkan pinjaman dengan cicilan terjangkau tetapi juga menjadi wadah bagi siapa saja untuk bisa melakukan pendanaan,” ujar Business Development Manager Indodana Robert.
   
Syarat dan cara menjadi lender di Indodana, lanjut Robert, sangat mudah. Syaratnya adalah WNI dan berusia minimal 21 tahun, memiliki rekening bank, memiliki KTP/NPWP dan pendapatan tetap. Adapun cara pendaftaran mengisi data diri sesuai KTP, pilih jangka waktu, nominal dana yang ingin disalurkan, dan apabila sudah terdaftar, Anda bisa langsung mulai mendanai para peminjam.

Menyoal risiko, setiap investasi pasti ada yang namanya risiko. Khusus pendanaan di P2P lending, tingkat risikonya bisa dibilang rendah selama tidak terjadi gagal bayar dari peminjam. Namun, lender tak perlu khawatir karena sistem dari P2P lending yang telah terdaftar dan diawasi di OJK dipastikan memiliki sistem penyaringan peminjam dengan baik sehingga risiko gagal bayar bisa diminimalisir sekecil mungkin.
 
“Lender Indodana bisa lebih tenang sebab fitur Pendanaan Indodana memiliki sistem canggih dengan kombinasi Teknologi (Artificial Intelligence) dan Big Data yang bekerja secara pintar dalam menganalisa risiko kredit dan mengalokasikan dana investasi secara otomatis sehingga risiko gagal bayar bisa diminimalisir sekecil mungkin. Di Indodana sendiri, 98% dari semua pinjaman dikembalikan dengan lancar,” ujar Robert.
 
Hingga akhir Desember 2018, Indodana telah sukses menggelar sosialisasi pemahaman produk dan layanan keuangan fintech pinjaman di universitas yang terdapat di 10 kota yaitu Surabaya, Gresik, Medan Bali, Bandung, Palembang, Jakarta, Batam, Manado dan Padang.
 
 

 

BERITA REKOMENDASI