Jurus China Selamatkan Ekonomi dari Virus Korona

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Pemerintah China melakukan beberapa stimulus untuk menyelamatkan perekonomiannya imbas virus mematikan korona atau Covid-19. Hal ini dilakukan oleh People’s Bank of China yang menerapkan kebijakan penurunan suku bunga.

People’s Bank of China melakukan penurunan suku bunga kredit untuk tenor satu tahunnya sebesar 10 bp. Sedangkan untuk bunga kredit tenor lima tahunnya sebesar 5 bp. Hal ini dilakukan bank sentral China itu sehari setelah pihaknya menurunkan suku bunga tenor jangka menengah.

“Upaya stimulus telah di lakukan berbagai otoritas. The People’s Bank of China (bank sentral China) melakukan penurunan suku bunga kredit tenor 1 tahun sebesar 10 basis poin dan bunga kredit tenor 5 tahun sebesar 5 basis poin,” ujar Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Selain itu, Hans Kwee menambahkan People’s Bank of China (PBOC) juga mengumumkan akan memberikan pendanaan jangka menengah sebesar 200 miliar yuan atau USD29 miliar kepada berbagai komersial. Pemangkasan suku bunga utama juga akan dilakukan PBOC dari 10 basis poin menjadi 3,15%.

Sementara itu, Menteri Keuangan Liu Kun mengatakan pihaknya akan berencana melakukan beberapa langkah untuk memberikan stimulus fiskal bagi perekonomian. Di antaranya adalah pemotongan pajak dan upaya peningkatan belanja pemerintah.

Bank Indonesia pun juga telah melakukan hal serupa untuk memberi stimulus pada pasar. BI dikabarkan telah menurunkan 25 bsp suku bunga acuannya. (*)

 

BERITA TERKAIT