Kemampuan Pemerintah Tangani Covid-19 Tentukan Pemulihan Ekonomi

JAKARTA.KRJOGJA.com-Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah Covid-19 saat ini akan sangat menentukan langkah-langkah perbaikan ekonomi nasional ke depan. Jika semua perencanaan dan proses penanggulangan kesehatan berjalan dengan baik, dapat diperkirakan, akhir Mei atau awal Juni, wabah Covid-19 akan berakhir.

“Jika wabah dan penularan Covid-19 bisa segera diakhiri, perekonomian nasional meski berat, namun dapat tumbuh hingga dua persen. Agar ekonomi tumbuh positif, pemerintah harus dapat menjaga stabilitas ekonomi dengan melindungi seluruh sektor ekonomi,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Prof Dr Chandra Fajri Ananda, di Jakarta kemarin.

Chandra Fajri berpendapat, wabah Covid-19 yang saat ini melanda tidak boleh sampai mematikan salah satu industri. “Apalagi jika industri tersebut sudah lama berdiri dan terbukti menyumbang dan menggerakan perekonomian daerah maupun nasional,” ujarnya.

Salah satu Industri yang tidak terpengaruh oleh wabah Covid-19 dunia, adalah industri pertanian dan perkebunan. Termasuk Industri hasil tembakau yang dapat menggerakan perekonomian nasional di masa sulit seperti saat ini.

Chandra mengatakan, asumsinya pertama, Covid ini selesai di bulan Mei. Kemudian berharap partner ekonomi yang dalam 2-3 tahun terakhir ini sangat dekat, yakni China juga pulih.”China kan sudah mulai bergerak positif ekonominya, sehingga pemulihan dari segi sisi ekonomi mungkin bisa lebih cepat.  Karena ekspor dan impor kita dengan Cina lumayan cukup besar,” kata Chandra.

BERITA REKOMENDASI