Kembangkan Pembiayaan Mikro, BSB Gandeng Amal Usaha Muhammadiyah di Yogyakarta

Menurut Dery adanya penandatanganan nota kesepahaman antara BTM dengan BSB akan memberikan hal positif serta keuntungan bagi kedua pihak, sehingga kerjasama ini akan memberikan manfaat dan maslahat baik secara langsung dan tidak langsung kepada umat serta masyarakat Indonesia. Akhirnya akan menjadikan industri keuangan syariah sebagai alternatif yang baik, menguntungkan, serta pilihan masyarakat Indonesia, tambah Dery.

Dery menjelaskan sektor mikro dipilih karena paling banyak terdapat di Indonesia dan risikonya tidak terlampau besar. Berdasarkan evaluasi manajemen, sebagian besar debitur memiliki kepatuhan tinggi dan tepat waktu. Bahkan, saat pandemi Covid-19 ini masih mampu bertahan karena sudah terbentuk sistem pembiayaan.

“Alhamdulillah selama pandemi tidak ada BTM yang menunggak atau kabur dari kewajibannya. Antara bank dan BTM juga ada sharing risk sehingga kualitaa pembiayaan akan semakin baik,” katanya.

Dia menargetkan sepanjang tahun 2021 BSB akan menargetkan pembiayaan di sekror mikro sebesar Rp100 miliar dan diharapkan bisa bergulir ke BTM lainnya di seluruh Indonesia. Bahkan, nasabah bisnis mikro akan didorong untuk naik kelas sehingga bisa terus meningkatkan pembiayaan dan kapaaitas usahanya.

BERITA REKOMENDASI