Kenakan Tarif Impor ke Tiongkok, Dolar AS Loyo

NEW YORK, KRJOGJA.com – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor terus menilai pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif terhadap produk-produk impor Tiongkok.

Meskipun ada peringatan kuat dari kelompok bisnis dan pakar perdagangan, Trump pada Kamis (22/3/2018) menandatangani memorandum yang dapat mengenakan tarif hingga USD60 miliar pada impor dari Tiongkok, sebuah langkah sepihak yang memicu aksi jual di pasar.

Menurut memorandum presiden, Trump telah mengarahkan Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer, untuk menerbitkan daftar barang-barang Tiongkok yang diusulkan yang dapat dikenakan tarif dalam 15 hari. Sementara Departemen Keuangan AS akan memiliki waktu 60 hari untuk mengusulkan pembatasan investasi Tiongkok di Amerika Serikat.

Langkah itu mendorong persentase penurunan terbesar di tiga indeks saham utama Wall Street dalam enam minggu, dengan Dow merosot lebih dari 700 poin, karena investor gelisah oleh skala tarif AS dan kemungkinan dampaknya terhadap perdagangan global.

Kedutaan Besar Tiongkok di Amerika Serikat, dalam tanggapannya, mengatakan "Ini adalah tifikal tindakan proteksionisme perdagangan sepihak. Tiongkok sangat kecewa dan dengan tegas menentang tindakan semacam itu," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI