Koperasi Mampu Kelola Kredit Usaha Rakyat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Dari sekitar 2000 koperasi yang ada akan diseleksi untuk bisa menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebagai salah satu lembaga keuangan, koperasi dinilai mampu dan bisa mempercepat penyerapan KUR nantinya selain perbankan.

"Kelembagaan koperasi merupakan bagian dari UMKM, artinya yang punya akses kelembagaan ya selama ini koperasi dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya. Sehingga perlu dicoba koperasi agar mengelola KUR," kata Asekda Perekonomian Setda DIY, Gatot Saptadi kepada KRjogja.com, Senin (19/09/2016).

Gatot mengatakan lembaga keuangaan selain bank yang paling relevan untuk mengelola KUR adalah koperasi. Artinya pendekatan koperasi yang pertama sasarannya reorganisasi dimana pola pikirnya harus dirubah dimana koperasi jangan berbasis anggaran pemerintah.

Menurut Gatot, pengelolaan KUR saat ini lebih terstruktur dimana data dari Pemda DIY dan diseleksi dari Dirjen Pembendaharaan dengan sistem inforamsi kredit progam. Sehingga penyaluran KUR lebih selektif, jelas dan pengawasannya lebih jelas," imbuhnya.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY, Sugeng Purwanto mengatakan koperasi yang sudah 'settle' mampu menjadi dan siap menjadi penyalur KUR. Namun harus ada aturan-aturan yang lebih dipahami koperasi karena prinsipnya koperasi itu melayani anggota sehingga membutuhkan pengalaman.

"Kita harapkan koperasi bisa ikut menyalurkan KUR, hanya perlu dioptimalkan kesiapan koperasi tersebut terutama sumber daya manusia (SDM)-nya. PR kita terhadap penyaluran KUR ini agar lebih bisa terlaksana lebih kuantitatif maupun kualitatif," ujar Sugeng. (Ira)

BERITA REKOMENDASI