KPPU: Indeks Persaingan Usaha Indonesia 2020 Menurun

“Dimensi regulasi memiliki skor indeks tertinggi 6,12 yang menunjukkan regulasi yang ada di daerah telah mengarah atau mendukung pada kondisi persaingan usaha yang sehat. Dari sisi dimensi SCP, dimensi perilaku (conduct) memiliki skor indeks terendah dibanding dimensi struktur dan dimensi kinerja (performance). Hal ini menunjukkan dari sisi perilaku pelaku usaha, persaingan usaha belum mengarah pada persaingan usaha yang tinggi dan masih terdapat penguasaan pasar oleh beberapa pelaku usaha,” paparnya dalam surat elektroniknya, Rabu (3/2/2021).

Zulfirmansyah menuturkan dari sisi pasar, dimensi penawaran memiliki skor indeks yang tidak cukup tinggi mengarahkan pada persaingan yang tinggi. Dimensi kelembagaan memiliki skor indeks sebesar 4,61, mengindikasikan stakeholder KPPU belum cukup memahami terkait kelembagaan serta payung regulasi persaingan usaha di Indonesia. Dimensi permintaan memiliki skor yang paling rendah dibandingkan dimensi lainnya pada faktor lingkungan, hal ini sejalan dengan kondisi umum yang dihadapi terkait dengan pandemi Covid-19 pada 2020 lalu.

“Hasil survei KPPU menemukan sektor ekonomi yang memiliki persaingan usaha tertinggi adalah sektor penyediaan akomodasi dan makanan dan minuman. Tingginya skor pada sektor penyediaan akomodasi makanan dan minuman tidak lepas dari perkembangan sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur daerah pada beberapa periode terakhir,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI