KPwBI DIY Bidik 300 Ribu Merchant Gunakan QRIS

Berkaitan dengan hal tersebut Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY dan ISEI Cabang Yogyakarta menyelenggarakan webinar regional yang bertajuk “Akselerasi Menuju QRIS 12 Juta Merchant”. Dalam webinar tersebut sebagai narasumber adalah Miyono, SE, ME (Deputi Direktur/Wakil Kepala KPwBI DIY), bertindak selaku moderator Dr. AM Rini Setyastuti, SE, M.Si (Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY). Webinar yang diselenggarakan pada hari Senin (29/03/21) tersebut diikuti oleh 125 peserta yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa FBE UAJY serta anggota ISEI Cabang Yogyakarta.

“Pada tahun 2021 KPwBI DIY menargetkan 300 ribu merchant yang bertransaksi menggunakan QRIS”, jelas Miyono.

Selanjutnya Miyono menjelaskan, pada tahun 2020 kemarin Kantor Perwakilan BI DIY berhasil merealisasikan 149.924 merchant penyedia barang dan jasa di DIY yang menggunakan QRIS. Capaian tersebut telah melampaui target yang ditetapkan sebesar 100.000 merchant pada tahun 2020.

“Bank Indonesia memiliki tujuan QRIS dapat digunakan sebagai pilihan transaksi pembayaran yang efisien, murah, dan cepat”, tegas Miyono. Selanjutnya menurut Miyono, jargon yang diusung QRIS sendiri adalah UNGGUL yang merupakan singkatan dari :

UNiversal, karakternya inklusif artinya dapat dipakai seluruh masyarakat untuk pembayaran transaksi dalam dan luar negeri.

GampanG, pengguna dapat menggunakannya secara mudah dan aman dari Hp.

Untung, menguntungkan dari sisi penjual dan pembeli berkat prosesnya yang efisien untuk berbagai aplikasi pembayaran yang ada.

Langsung, bersifat realtime atau transaksi berlangsung saat itu juga.

BERITA REKOMENDASI