LPS Turunkan Bunga Penjaminan jadi 6,75 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan tingkat suku bunga penjaminan LPS untuk simpanan rupiah pada Bank Umum  masing-masing sebesar 25 basis poin dari 7 persen menjadi 6,75 persen. Sedangkan tingkat suku bunga penjaminan LPS untuk Bank Perkreditan Rakyat ( BPR) juga turun 25 basis poin dari 9,5 persen menjadi 9,25 persen.

Sementara untuk suku bunga penjaminan valuta asing pada Bank Umum tidak berubah (tetap) yakni sebesar 2 25 persen. Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 31 Juli 2019 sampai dengan 25 September 2019.  "LPS menurunkan tingkat suku bunga penjaminan baik itu untuk  simpanan rupiah pada Bank Umum dan BPR  masing-masing sebesar 25 basis poin,” kata Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Halim Alamsyah, di, Jakarta  Rabu (31/7).

Dikatakan, turunnya tingkat suku bunga penjaminan LPS ini, karena Bank Indonesia (BI) juga telah menurunkan tingkat suku bunga BI BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin. Selain itu  juga suku bunga simpanan perbankan terpantau berada di level yang stabil dan potensial untuk turun, kondisi dan risiko likuiditas perbankan relatif terjaga di tengah tren perbaikan pertumbuhan simpanan, dan stabilitas sistem keuangan (SSK) domestik terpantau stabil sejalan dengan meredanya volatilitas di pasar keuangan. 

Dijelaskan, hingga Juni 2019 jumlah rekening yang menjadi  cakupan LPS sebanyak 99,1 persen dengan jumlah rekening 288,8 juta rekening. Sedangkan cakupan nilai simpanan yang dijamin LPS sebanyak 52,77 persen dengan nilai simpanan Rp 2.566,4 triliun.
Halim juga mengatakan, LPS juga tidak melihat adanya perpindahan simpanan dari bank satu ke bank lain. Itu artinya likuiditas di bank cukup stabil.

“LPS akan melakukan evaluasi serta penyesuaian terhadap kebijakan tingkat bunga penjaminan sesuai dengan perkembangan suku bunga simpanan perbankan dan hasil asessmen atas perkembangan kondisi ekonomi, likuiditas, serta stabilitas sistem keuangan,” tegasnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI