Maybank Indonesia Cetak Laba Operasional Rp 4,6 T

JAKARTA, KRJOGJA.com – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) mencetak laba operasional sebelum provisi meningkat menjadi Rp4,6 triliun untuk tahun keuangan 2017 dibandingkan dengan Rp4,4 triliun pada tahun sebelumnya.

Adapun laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) sebesar Rp1,8 triliun pada Desember 2017, turun tipis dari Rp1,9 triliun pada Desember 2016.  Pendapatan operasional gross tumbuh 5% menjadi Rp10,4 triliun pada Desember 2017.

"Kami melalui tahun yang penuh tantangan namun kami dapat mengelola neraca secara efektif.  Meskipun pertumbuhan kredit kami tidak terlalu tinggi, tetapi kami dapat membukukan pendapatan dari sumber lain seperti fee transaksional dan efisiensi operasional yang meningkat," ungkap  Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria.

Menurut Tazwin perseroan terus memperkenalkan produk yang dapat mendatangkan pendapatan fee yang kurang terpengaruh oleh volume kredit dan dinamika persaingan untuk memastikan pertumbuhan pendapatan fee yang berkelanjutan.

"Sekarang merupakan saat yang tepat bagi kami secara internal melakukan transformasi dan menyelaraskan kembali jaringan, infrastruktur dan inisiatif strategis. Kami juga membuat beberapa perubahan internal yang penting untuk memastikan bahwa fondasi inti kami semakin kuat dan siap terhadap peningkatan bisnis yang diharapkan pada Semester Kedua 2019 dan seterusnya."

Pendapatan operasional sebelum provisi meningkat 4% dan pendapatan Bank tumbuh 5% didukung peningkatan efisiensi operasional berkelanjutan selaras dengan Strategic Cost Management Program (SCMP) , peningkatan pendapatan non bunga, kinerja Perbankan Global yang kuat, pertumbuhan yang tajam di Perbankan Syariah dan kinerja anak perusahaan yang meningkat.

Unit Usaha Syariah terus mencatat kinerja yang luar biasa pada 2017 dengan laba bersih melonjak 35,3% menjadi Rp631 miliar dari Rp466 miliar.  Total aset Unit Usaha Syariah naik 16,7% menjadi Rp27,1 triliun, memberikan kontribusi 15,7% dari total aset Bank. (*)

 

BERITA REKOMENDASI