Maybank Kumpulkan Laba RM10 Miliar

KUALA LUMPUR, KRJOGJA.om – Maybank, bank keempat terbesar di Asia Tenggara dari segi aset, mencatatkan pencapaian tertinggi untuk tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2017 (FY2017). Didukung oleh pendapatan yang kuat dari seluruh segmen bisnis dan pasar luar negeri, penurunan signifikan pada impairment losses disertai pengelolaan aset dan liabilitas yang lebih baik.

Laba sebelum pajak (PBT) menembus RM10 miliar untuk pertama kalinya, naik 14,2%  menjadi RM10,10 miliar dibandingkan RM8,84 miliar tahun lalu. Laba bersih juga melampaui RM7 miliar untuk pertama kalinya, mencapai level tertinggi di RM7,52 miliar.  Naik 11,5% i dari RM6,74 miliar  tahun lalu.

"Kami sangat senang dengan catatan kinerja yang dicapai di tengah volatilitas yang terjadi di lingkungan operasional eksternal selama 2017. Strategi kami dalam mengelola risiko dengan baik, mempertahankan portofolio yang terdiversifikasi, meningkatkan efisiensi di seluruh jaringan serta memanfaatkan kemampuan digital telah membantu kami untuk terus menciptakan nilai bagi para stakeholders," ungkap Komisaris Maybank, Datuk Mohaiyani Shamsudin.

Datuk Mohaiyani Shamsudin menjelaskan pencapaian ini tidak hanya menggarisbawahi ketahanan kami tapi juga memberi platform yang bagus untuk mempertahankan kinerja Grup di lingkungan yang penuh tantangan. 

Presiden & CEO Maybank Group, Datuk Abdul Farid Alias mengatakan bahwa kedisiplinan dalam penetapan pricing dan eksekusi yang terfokus pada rencana bisnis sepanjang tahun membantu Maybank meraih pencapaian kinerja pada 2017.

"Tahun ini terlihat sama menantangnya seperti 2017 dengan volatilitas pasar yang kita lihat di awal tahun. Kami tetap berhati-hati terhadap guncangan tiba-tiba yang bisa mempengaruhi iklim ekonomi, dan akan mempertahankan pendekatan yang hati-hati dalam mengejar pertumbuhan dengan fokus pada profitabilitas, serta pengelolaan biaya dan likuiditas yang efektif  daripada hanya mengejar pertumbuhan kredit saja.

Untuk kuartal keempat 2017 (4QFY17), PBT naik 1,8% menjadi  RM2,93 miliar dari RM2,87 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih mencapai RM2.13 miliar dibandingkan dengan laba bersih yang dinormalisasi sebesar RM1, 74 miliar pada kuarta keempat 2016 (setelah mengeliminasi hasil penjualan surat berharga yang luar biasa sebanyak satu kali pada 2016).

Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yaitu 3QFY17, PBT dan laba bersih pada kuartal keempat 2017 naik masing-masing 9,3% dan 5,2%. (*)

BERITA REKOMENDASI