Menko Darmin Minta BI Dan OJK Pantau Ekonomi AS

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memberi peringatan pada Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperhatikan reaksi pasar, pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS). 

Darmin mengatakan, market tentu bereaksi meski sementara. Untuk menjaga reaksi sementara tersebut, pemerintah, BI dan OJK perlu menjaga fundamental ekonomi supaya tetap baik.

"Bank Indonesia termasuk yang harus ikuti dengan sangat cermat tentu dari pemerintah dan OJK juga. Sehingga kita bisa tetap waspada dan bereaksi kalau ada hal-hal yang di luar perkiraan,"ujarnya, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/11/2016). 

Sebenarnya, kata Darmin, pemerintah tidak khawatir dengan siapa pun presiden AS terpilih. Namun, tetap ada yang perlu diperhatikan terhadap reaksi pasar. "Gini, reaksi pasar mungkin di sana juga enggak terlalu positif. Jadi kita berarti enggak rugi-rugi amat,"ujarnya. 

Sekadar informasi, Trump menjadi Presiden AS ke-45 dengan mendapatkan lebih dari 270 electoral votes. Dalam pidato kemenangannya, Trump berjanji akan melipat gandakan pertumbuhan ekonomi AS. "Kami memiliki rencana ekonomi yang besar. Kami akan melipat gandakan pertumbuhan dan akan menjadi perekonomian terkuat di dunia," tegas Trump. (*)

BERITA REKOMENDASI