Modal Bank Jogja Urung Dicairkan Penuh

YOGYA, KRJOGJA.com – Target penyertaan modal sebesar Rp 25 miliar ke PD BPR Bank Jogja di tahun ini terancam tidak ditunaikan. Pemkot Yogya memilih merasionalisasikan anggaran sehingga modal tersebut urung dicairkan
penuh. Kamis (22/6) kemarin, modal yang dicairkan pun sebesar Rp 5 miliar atau hanya 20 persen.

"Sesuai Perda Penyertaan Modal Bank Jogja, untuk tahun ini memang seharusnya dialokasikan Rp 25 miliar untuk penyertaan modal. Namun kami juga harus melihat kemampuan anggaran. Sehingga baru bisa kami penuhi Rp 5 miliar," papar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya, Kadri Renggono, di sela penyerahan modal di Balaikota, kemarin.

Penyerahan modal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi kepada Direktur Umum PD BPR Bank Jogja Kosim Junaedi serta disaksikan unsur dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY serta Pimpinan DPRD Kota Yogya. Total modal yang harus disertakan Pemkot ke Bank Jogja sebenarnya Rp 100 miliar.

Namun hal itu dibayarkan secara bertahap hingga 2018, dan tahun ini dijatah Rp 25 miliar. Rasionalisasi anggaran yang dilakukan Pemkot Yogya berkaitan dengan hasil evaluasi gubernur. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI