OJK Dorong BPD Kembangkan Kredit Mikro

JAKARTA, KRJOGJA.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  mendukung kerjasama antara Sparkassenstiftung fuer Internationale Kooperation (SBFIC) Jerman dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) untuk pengembangan kredit usaha mikro. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan peran BPD sebagai agen pembangunan ekonomi daerah.

"Kerjasama bantuan teknis dari SBFIC Jerman bertujuan untuk mendukung program transformasi BPD terutama dalam pengembangan produk kredit produktif sebagai upaya meningkatkan daya saing BPD maupun peran BPD sebagai agen pembangunan ekonomi daerah.," kata Muliaman D Hadad di Jakarta, Kamis (14/6).

Dikatakan, Kerjasama bantuan teknis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi BPD dalam penyaluran kredit produktif BPD serta peran BPD dalam memberdayakan usaha mikro di daerah. 

Proyek bantuan teknis tersebut kemudian diimplementasikan pada 6 BPD untuk membantu mengembangkan dan menyalurkan kredit usaha mikro serta mendukung program transformasi BPD.  Dikatakan, realisasi penyaluran kredit usaha mikro dari 6 BPD tersebut (BPD Sumut, BPD DIY, BPD Kalbar, BPD SulutGo, BPD Jateng, dan BPD Papua) per Maret 2017 mencapai Rp 1,5 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 50.091 nasabah dan tingkat kredit bermasalah (NPL ) sebesar 1,48 persendari total KUM keenam BPD tersebut.
 
etelah enam BPD ini, proyek akan dilanjutkan dengan menggandeng BPD lainnya dalam pengembangan dan penyaluran Kredit Usaha Mikro tersebut dan kedepannya diharapkan BPD yang telah mengimplementasikan dapat mengalihkan dan menularkan pengetahuan dan pengalamannya kepada BPD lainnya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI