OJK Perketat Aturan Main Asuransi, Ini Sebabnya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Maraknya kasus gagal bayar di asuransi belakangan ini, membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus memperketat aturan main di industri asuransi. Pada akhir tahun lalu, OJK telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 43/2019 tentang Perubahan atas POJK Nomor 73/2016 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Perasuransian. Revisi tersebut bertujuan agar perusahaan asuransi meningkatkan manajemen pengawasan dari kepala menjadi setingkat direktur.

Aturan tersebut mewajibkan perusahaan asuransi memiliki direktur kepatuhan atau anggota direksi yang membawahi fungsi kepatuhan dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

“Berupa kewajiban perusahaan untuk menunjuk satu orang anggota direksi yang membawahkan fungsi kepatuhan dan tidak dirangkap oleh anggota direksi yang membawahkan fungsi teknik asuransi, fungsi keuangan atau fungsi pemasaran,” kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 1A OJK Ariastiadi mengatakan, di Jakarta, Kamis (13/2).

Aturan yang mulai berlaku 31 Desember 2019 ini, tegasnya untuk memastikan kegiatan usaha perusahaan asuransi sesuai dengan peraturan perundang-undangan bidang asuransi. Sehingga, bisa menjadi pedoman pemain asuransi dalam menerapkan tata kelola yang baik. Sejalan dengan itu, pengaturan fungsi kepatuhan sudah diselaraskan dari aturan sebelumnya yakni POJK Nomor 73/POJK 05/2016 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Perasuransian yang disempurnakan.
“Bahwa sampai dengan 31 Desember 2019 adalah masa transisi pemenuhan Direktur Kepatuhan sesuai POJK 73/2016. Yang belum menunjuk Direktur Kepatuhan, maka menunjuk satu direktur yang membawahi fungsi kepatuhan namun tidak fungsi yang membawakan fungsi teknik asuransi, pasal 8 ayat 1 dan 2,” jelas Ariastiadi.

Karena itu, diminta kepada perusahaan asuransi untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis dan operasional mematuhi peraturan yang berlaku. Budaya kepatuhan, tegasnya harus ada di industri asuransi dan menjadi komitmen perusahaan. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI