Pandemi Covid-19 Baru Mereda di Semester II/2020, Ekonomi Baru Menanjak di 2021

CHIEF Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Katarina Setiawan mencoba memprediksi dan mengulas pasar global dan domestik sepanjang pandemi Covid-19. Ada beberap hal yang menjadi perhtiannya, seperti berikut.

Update COVID-19

Ternyata di negara-negara yang sempat di vonis kritis, ada banyak perbaikan. Kurva pertambahan jumlah penderita sudah melandai, yang berarti penyebaran virus Corona semakin terkendali. Jumlah pertambahan kasus harian pun semakin turun. Kesimpulannya, pengorbanan kita berdiam #DiRumahAja tak sia-sia.

Sementara beragam stimulus fiskal dan moneter yang digelontorkan pemerintah banyak negara di dunia sepanjang Maret, April dan nampaknya masih akan diteruskan di bulan-bulan ke depan, juga berhasil meredakan kepanikan pasar finansial. Indeks VIX yang menggambarkan volatilitas sudah turun dari level 90an ke level 30an, walaupun belum kembali ke level 15an seperti pada saat-saat normal. Hal ini merupakan perbaikan yang cukup signifikan. Begitu juga dengan nilai tukar Asia yang tercermin dari Indeks ADXY yang sepanjang April perlahan meningkat dan mengindikasikan mata uang Asia mulai kembali bangkit dari posisinya terhadap dolar AS saat pasar sedang panik-paniknya di Maret lalu.

Kondisi perekonomian global terkini

Perlambatan akibat pandemi sudah terjadi di kuartal I lalu, seluruh dunia sudah terkena dampak ekonomi dari COVID-19. Aktivitas manufaktur maupun jasa cukup dalam terpuruk. Pelemahan ekonomi yang terjadi saat ini sudah tak lagi mengejutkan pasar, karena memang sudah diprediksi. Yang menjadi fokus kita adalah bukan berapa besar pelemahannya, tapi berapa lama hal ini akan berlangsung.

BERITA REKOMENDASI