Pasar Syariah Masih Luas, Maybank Indonesia Hadir di Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Maybank Indonesia Tbk melakukan ekspansi perbankan syariah dengan membuka cabang baru syariah di tiga kota, masing-masing Yogyakarta, Cirebon dan Balikpapan. Hal ini sebagai bentuk komitmen perseroan guna mendorong pertumbuhan industri syariah nasional.

"Kehadiran Kantor Cabang Syariah di Yogyakarta, Cirebon dan Balikpapan merupakan bagian dari ekspansi Maybank Indonesia dalam memperluas jangkauan layanan perbankan syariah kepada masyarakat, sejalan dengan visi Maybank Indonesia untuk menjadi penyedia layanan keuangan terkemuka di Indonesia dalam melayani komunitas.” kata Taswin Zakaria kepada wartawan, Kamis (04/10/2018).

Menurut Tazwin Yogyakarta beserta dua kota lain memperlihatkan pertumbuhan dana pihak ketiga berbasis Syariah yang terus meningkat, dan diyakini akan mampu meningkatkan penetrasi dan customer base Maybank Indonesia khususnya perbankan Syariah. Adapun KCS Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman no. 48, Yogyakarta, terletak di lokasi strategis di tengah pusat bisnis dan perkantoran serta dekat daerah perumahan. 

"Hal ini memiliki potensi ekonomi yang besar terutama untuk mendukung sektor industri perdagangan, pengolahan dan penyediaan akomodasi. Hadirnya KCS ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama masyarakat sekitar dalam mengakses produk dan layanan perbankan berbasis syariah," ungkap Tazwin didampingi Direktur Community Financial Services Jenny Wiriyanto,  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta Budi Hanoto dan Kepala Bagian Pengawasa Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yogyakarta Fikri Ausyah.

Taswin menambahkan pembukaan KCS merupakan wujud komitmen perseroan Maybank Indonesia dalam menerapkan strategi Sharia First yang memprioritaskan produk Syariah selama relevan dan sesuai dengan kebutuhan nasabah, baik kepada nasabah baru maupun nasabah existing. Salah satunya, menyediakan produk simpanan Syariah unggulan termasuk Tabungan 'MyArafah' yaitu tabungan dengan akad Mudharabah Mutlaqah untuk merencanakan ibadah Haji Reguler atau Umrah sesuai keinginan nasabah. 

Fikri Ausyah menjelaskan OJK sudah menerbitkan perizinan pembukaan KCS UUS Maybank Indonesia pada 7 September 2018. Sampai saat ini ada 59 UUS di Yogyakarta dengan total aset mencapai Rp6,3 triliun sehingga ruang gerak perbankan syariah di Yogyakarta, terutama pembiayaan masih terbuka lebar.

"Masyarakat Yogyakarta terkenal sebagai penabung dimana rasio pembiayaan dibandingkan simpanan (Financing Deposit Ratio/FDR) mencapai 72,3 persen atau naik tipis dibandingkan tahun 2017 sebesar 67 persen. Adapun pembiayaan mencapai Rp 5,3 triliun," tandasnya. (Tom)

BERITA REKOMENDASI