Pembiayaan CIMB Niaga Syariah Tembus Rp31, 1 T

BOGOR, KRJOGJA.com – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) hingga September 2019, pembiayaan CIMB Niaga Syariah mencapai Rp 31,1 triliun atau meningkat 29,1 persen dari periode yang sama tahun lalu.  Namun hingga akhir tahun 2019, pembiayaan diperkirakan akan mencapai Rp 34,5 triliun atau naik sekitar Rp 8 triliun atau sekitar 30 persen dari Desember 2018 yang hanya mencapai Rp 26,5 triliun.

"Hingga akhir tahun 2019, pembiayaan diperkirakan akan mencapai Rp 34,5 triliun atau naik sekitar Rp 8 triliun atau sekitar 30 persen dari Desember 2018 yang hanya mencapai Rp 26,5 triliun. Namun hingga September 2019, pembiayaan CIMB Niaga Syariah  sudah mencapai Rp 31,1 triliun atau meningkat 29,1 persen daribtahun laku, “ kata  Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Dajajanegara pada acara Media Training & Gathering tentang Perbankan Syariah di Bogor,Kamis-Sabtu 22-23 November 2019.

Dikatakan, pembiayaan tersebut Pertumbuhan tersebut utamanya didukung oleh segmen Business Banking sebesar Rp 18,38 triliun atau sebesar 54 persen yang terdiri dari perdagangan, manufaktur atau pabrikan kecil serta dari Consumer Banking Rp 12,76 triliun atau sekitat 48,8 persen terutama dari sektor perumahan atau KPR.

“ Pembiayaan ini disumbang oleh 2 segmen yakni komersial dan konsumer, untuk komersial seperti perdagangan, pabrik kecil, manufaktur, sedangkan dari segmen  KPR,” tegasnya.

Untuk kredit bermasalah atau NPF, hingga September 2019 mencapai 1,13 persen. Namun hingga akhir tahun diperkirakan NPF ini akan tetap dijaga pada posisi 1 persen.
“ Hingga akhir tahun 2019, NPF akan kita jaga, minimal sama dengan tahun lalu yang hanya 1 persenk kalau sampai September ini NPF kami masih di 1,13 persen,” tegasnya.

Adapun laba CIMB Niaga Syariah hingga September 2019 sebesar Rp 848,85 miliar atau naik 62,1 persen dibanding periode yang sama tahin lalubyang mencapai Rp 701 6 triliun. Peningkatan laba dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil.

Sedangkan aset CIMB Niaga Syariah menjadi Rp 36,98 triliun atau naik 18,5 persen.Untuk dana pihak ketiga ( DPK)  hingga September 2019 mencapai 26,59 triliun atau meningkat 12,15 persen daribtahun lalu yang mencapai Rp 23 71 triliun. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI