Pertumbuhan Investor Domestik Harus Digenjot

YOGYA, KRJOGJA.com – Pertumbuhan investor dalam negeri alias domestik di DIY cukup menggembirakan, bahkan hampir seimbang dengan pertumbuhan investor asing. Untuk itu, pertumbuhan investor domestik di DIY harus benar-benar digenjot sehingga bisa mengambil alih dan memegang kendali pasar modal di Tanah Air

Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta Irfan Noor Riza mengatakan, jumlah investor domestik di DIY mengalami pertumbuhan yang cukup lumayan bagus. Namun dari segi transaksinya akan mengikuti dan masih berfluktuatif. Dari total sekuritas yang beroperasional di DIY, jumlah investor telah mencapai 50.477 investor dengan jumlah transaksi Rp 357 miliar per April 2020 lalu.

“Pertumbuhan jumlah investor di DIY itu sangat signifikan dan menggembirakan apabila dibandingkan dengan April 2019 lalu yang mencapai 43.282 investor. Kami sangat optimis dengan pertumbahan investor di DIY tersebut dan semakin banyak investor domestik nantinya akan semakin kuat pasar modal Indonesia,” tegas Irfan kepada
KR di Yogyakarta, Minggu (28/6).

Irfan mengungkapkan perbandingan persentase investor asing dan investor domestik adalah 52,8 persen dengan 47,2 persen saat ini. Dari persentase tersebut jumlah investor domestik hampir mendekati jumlah investor asing sehingga menjadi PR bersama untuk meningkatkannya lagi.

“Kita bisa manfaatkan dampak positif dari pandemi Covid-19 ini sebagai peluang untuk membeli saham-saham fundamental. Sebab harganya semakin terjangkau mengingat tidak semua industri atau sektor tidak terpuruk
sehingga harga sahamnya tetap ada yang naik,” tandasnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI