Pertumbuhan Semester II/2016 Lebih Baik

JAKARTA (KRjogja.com) – Direktur Pengembangan Bisnis Manulife Aset Manejemen Indonesia (MAMI) Putut Andanawarih mengaku optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II tahun 2016 akan lebih baik dari semester I tahun 2016. Hal ini karena disetujuinya skema pengampunan pajak yang telah lama ditunggu, menjadi katalis positif.

"Dengan program infrastruktur yang berjalan lancar, serta ditopang konsumsi rumah tangga yang stabil, inflasi yang terjaga dan pelonggaran moneter. Kami tetap optimis pada perekonomian Indonesia paruh kedua 2016," kata Direktur Pengembangan Bisnis Manulife Aset Manejemen Indonesia (MAMI) Putut Andanawarih di Jakarta, Kamis (14/07/2016).

Menurut Putut pada akhir kuartal II/ 2016, fokus tertuju pada Brexit serta dampaknya bagi perekonomian dan pasar finansial di masing-masing negara. Belum pernah ada peristiwa yang menyerupai Brexit yang dapat dijadikan tolok ukur. Kondisi ini akan memicu volatilitas jangka pendek, dan berdasarkan pengalaman masa lalu, ketika volatilitas meningkat, permintaan untuk aset safe haven juga akan meningkat. Perdagangan Britania Raya (UK) dengan Uni Eropa mencapai 45 persen dari total perdagangannya, sehingga dampak Brexit akan lebih terasa untuk UK sendiri dibandingkan Uni Eropa.
      
"Untuk Indonesia sendiri, eksposur perdagangan ke Uni Eropa tidak besar (ekspor sebesar 3 persen dari PDB atau 10 persen dari total ekspor Indonesia). Dari sisi tersebut, dampak Brexit terhadap perekonomian Indonesia cenderung minim." (Lmg)

BERITA REKOMENDASI