Presiden Minta Anggaran Infrastruktur Jalan Terus

JAKARTA (KRjogja.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan terganggu dengan pemotongan anggaran negara senilai Rp 133,8 triliun pada kuartal II-2016. Sebab arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat jelas untuk tidak memangkas belanja infrastruktur, seperti pembangunan jalan, jembatan, bandara, dan lainnya.

"Pemotongan anggaran tidak ganggu pertumbuhan ekonomi karena belanja yang dipotong untuk kegiatan tidak produktif. Misalnya perjalanan dinas, rapat," ujar Kepala BPS, Suryamin dalam keterangannya, Jumat (5/8/2016).

Sementara untuk anggaran infrastruktur, ia menuturkan dipastikan aman dari pemotongan. Jadi dipastikan tidak berdampak terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5,2 persen pada 2016.

"Presiden Jokowi minta anggaran buat bangun jalan, jembatan, bandara tidak boleh berhenti. Harus jalan," kata Suryamin.   

Dia mengaku, Indonesia masih berpeluang menggenjot pertumbuhan ekonomi di kuartal III dan IV lebih tinggi. Harapan besar bertumpu pada optimalisasi program pengampunan pajak (tax amnesty). (*)

 

BERITA REKOMENDASI