RI Bakal Terima Devisa Rp1,3 Triliun

JAKARTA, KRJOGJA.com – Dari pertemuan  International Moneter Found-World Bank  (IMF-WB) dan  Annual Meeting yang akan diselenggarakan pada 9-14 Oktober 2018 di Nusa Dua Bali diperkirakan devisa yang akan  diterima   selama event tersebut minimal sebesar Rp 1,3 triliun atau sekitar 100 juta dolar AS.

“Minimal akan ada uang yang beredar selama event tersebut berlangsung,” kata Kepala Tim Pertemuan  IMF-WB Annual Meeting 2018 Bank Indonesia, Peter Jacobs di Jakarta, Senin (26/02/2018).

Menurut Peter acara ini akan dihadiri oleh delegasi  15 ribu delegasi dari 189 negara anggota IMF dan World Bank, minus lima negara yang tidak tergabung sebagai anggota. "Pastilah delegasi  ini mengeluarkan uang selama di Indonesia, mereka pesan kamar hotel, makan dan  minum, menikmati keindahan Bali,” tegasnya.

Menurut Peter dalam event sebesar ini yang menghadirkan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral seluruh dunia, maka Indonesia harus mendapatkan manfaat setinggi-tingginya kesempatan tersebut.  Karena itu, pertemuan ini bisa memberikan  multi player effect  terutama dibidang ekonomi, syariah, pariwisata, perdagangan dan ekspor impor.

"Jadi tuan rumah kita tidak mau hanya menjadi penyedia fasilitas saja bagi para tamu. Tapi harus ada manfaat yang harus kita terima setinggi-tingginya," kata Peter Jacobs.

Khusus untuk pariwisata, tambahnya, diharapkan dari 10 destinasi prioritas, sekitar 6 destinasi yang akan diharapkan bisa menampung  delegasi tersebut yakni Lombok, NTB,  NTT, Banyuwangi, Borobudur, Danau Toba. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI