Singapura Catat Pertumbuhan Premi Terbesar

SLEMAN (KRjogja.com) – Total premi tertulis bruto yang terdaftar di ASEAN meningkat sebesar 2,9 persen menjadi USD 96,3 miliar. Sementara kontribusinya terhadap PDB meningkat 0,4 persen menjadikan tingkat penetrasi asuransi keseluruhan sebesar 3,8 persen di tahun 2015. 

Singapura, Thailand, dan Malaysia memiliki pasar asuransi yang paling berkembang dengan kontribusi premi asuransi masing-masing sebesar 33 persen, 23 persen dan 21 persen. Di sisi lain, Kamboja, Vietnam, dan Filipina mencatat pertumbuhan premi bruto tertinggi sebesar 38,4 persen, 22,6 persen, dan 10,9 persen. 

"Pertumbuhan premi asuransi sampai dua digit menunjukkan masih besarnya potensi pasar yang bisa digarap," ujar Ketua Dewan Asuransi ASEAN atau ASEAN Insurance Council (AIC), Michael F Rellosa yang telah menerbitkan Laporan Statistik Asuransi ASEAN Tahun 2015 dalam Konferensi Asuransi ASEAN ke- 2 Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Kamis (24/11/2016).

Michael mengatakan pasar asuransi jiwa ASEAN mencatat adanya peningkatan premi sebesar 3,9 persen menjadi USD 68,7 miliar di tahun 2015, dengan Singapura (32,4 persen), Malaysia (22,9 persen), dan Thailand (22,1 persen) sebagai kontributor terbesar. Pertumbuhan tertinggi ditunjukkan oleh Kamboja dengan peningkatan sebesar 192,6 persen untuk asuransi jiwa, diikuti dengan Vietnam (30,1 persen) dan Filipina (13,5 persen).

"Pasar asuransi umum melaporkan pertumbuhan yang signifikan dengan peningkatan 2,9 persen untuk premi bruto, dipimpin Singapura sebesar 33,3 persen, Thailand sebesar 24,3 persen dan Indonesia sebesar 15,4 persen sebagai kontributor terbesar. Dalam hal pertumbuhan, Kamboja dan Vietnam mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 16,4 persen dan 13,9 persen," tuturnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI