Sultan Minta Bank BPD DIY Segera Lepas Landas

SLEMAN (KRjogja.com) –  PT Bank Pembangunan Daerah DIY atau Bank BPD DIY siap lepas landas bertransformasi menuju 'Regional Champion Bank' agar lebih berdaya saing dan menjadi bank tuan rumah di daerah sendiri. Bank BPD DIY harus segera melakukan peningkatan kemampuan bisnis dan kelembagaan, peningkatan ketahanan kelembagaan dan peran serta terhadap pembangunan daerah.

Hal tersebut sesuai dengan kesepakatan antara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, DPRD DIY dan Bank BPD DIY di hadapan Presiden Joko Widodo pada  26 Mei 2016 lalu di Jakarta. Lima strategi tersebut yang harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMM).

"Bank BPD DIY harus menjadi 'driver force' dan 'prime force' yang tidak lain harus menjadi 'regional champions bank'," kata Sultan HB X di sela-sela Sosialisasi Program Transformasi Bank BPD DIY di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Kamis (15/9/2016).

Sultan menegaskan untuk mencapainya Bank BPD DIY mempunyai konsekuensi harus berkembang secara akseleratif agar. Strategi yang tepat sasaran perlu evaluasi corporate plan 2010-2015  terlebih yang belum dicapai disertai strategi baru. Bank BPD DIY harus melakukan tiga hal yaitu wholesales transaction bagi debitur besar rencana bank devisa harus didorong agar nanti melayani ekspor impor dan juga devisa.

"Bank BPD DIY harus mencermati retail transaction dengan melakukan perluasan layanan mulai Anjungan Tunai Mandiri (ATM).Di samping itu, retail assambling di antaranya terkait Kredit Perumahan Rakyat (KPR), Kartu Kredit serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan juga segmen retail," papar   Sultan.

Menurutnya ketiga hal tersebut harus dievaluas dan dimonitoring secara berkala supaya nilai aplikasi dan pasar harus bisa meningkat tajam.  Tiga syarat utama untuk menjadi regional champion bank adalah ketahanan modal yang kuat, memiliki kemampuan bertumbuh dan berkembang dalam rangka mendukung pertumbuhan 15 sampai 20 persen yang dapat diperoleh dari  portofolio kredit produkti minimal di atas  40 persen. Selain itu, Bank BPD DIY harus memiliki kemampuan pelayanan optimal. Layanan Bank BPD DIY harus sampai tingkat kecamatan, SDM yang mumpuni dan punya produk unggulan.

"Bank BPD DIY perlu didorong pertumbuhan kredit  minimal 15 sampai 20 persen. Roadmap bank BPD DIY agar segera disusun," tandasnya.(Ira)

BERITA REKOMENDASI