Survei Membuktikan…, PSBB Dibutuhkan Meski Gangggu Ekonomi

“Sebetulnya kita sudah tidak layak lagi bertanya seberapa besar dampak ekonomi akibat Covid-19. Sebab hal tersebut tidak etis dibicarakan di saat banyak korban berjatuhan karena pandemi, serta tenaga medis kita berjuang di garda terdepan untuk menyelamatkan para pasien yang positif,” ujarnya.

Dia menjelaskan tanpa penerapan kebijakan kesehatan ke masyarakat, pandemi ini tetap akan berdampak negatif terhadap perekonomian. Maka, salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk kembali meningkatkan ekonomi adalah menekan mortality case rate atau angka kematian.

Sebab, kata Gumilang kematian berkorelasi negatif dengan pertumbuhan sektor manufaktur, penyerapan tenaga kerja, aset bank dan konsumsi. “Lebih dari 92 persen responden setuju bahwa langkah optimal pemerintah yang perlu diprioritaskan adalah penguatan sektor kesehatan. Ini meliputi realokasi anggaran pemerintahan pusat maupun daerah,” tambahnya.

Itu juga meliputi peningkatan kapasitas tes, penegasan kebijakan karantina wilayah, pemenuhan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), ventilator dan insentif untuk tenaga medis. Jika PSBB intensif menyelesaikan pandemi, ekonomi bisa mulai dipulihkan, maka ini lebih baik untuk sektor perekonomian,” katanya.

“Menyusun basis data yang andal dan kredibel juga penting dilakukan. Ini untuk memastikan informasi diikuti oleh perubahan perilaku,” tandas Gumilang.

BERITA REKOMENDASI