Terinfeksi Korona, Ekonomi China 0% di Kuartal I-2020

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Wabah virus korona terus membawa dampak signifikan pada perekonomian. Kini virus mematikan tersebut diperkirakan akan memusnahkan pertumbuhan ekonomi China di kuartal pertama Tahun 2020.

“China benar-benar melambat dan itu membuat orang khawatir,” ujar Ketua ISI Evercore Ed Hyman dalam wawancaranya kepada CNBC, seperti dilansir dari Business Insider, Minggu (9/2/2020).

 

Perkiraan ini menyusul adanya laporan mengenai pemangkasan pertumbuhan oleh Pemerintah China di tahun 2020. Sementara itu, Evercore memproyeksikan pertumbuhan sebesar 0% pada Produk Domestik Bruto (GDP) China di kuartal pertama.

Hal serupa dengan yang telah dilakukan bank terbesar di Amerika Serikat, JPMorgan. Minggu lalu, JPMorgan juga telah memangkas proyeksi pertumbuhan negara tirai bambu tersebut.

Ini bukan karena virus, perdaganganlah yang menjadi persoalan penting. Orang-orang tidak bepergian. Mereka tidak berbelanja, dan itulah yang merugikan di China,” pungkas Hyman.

Sebaliknya, Hyman mengatakan virus korona akan berdampak positif bagi ekonomi Amerika Serikat (AS). Menurutnya, virus mematikan ini justru akan menyelamatkan perekonomian AS.

Hingga saat ini, virus korona setidaknya telah menginfeksi 31.161 orang dan membunuh 636 jiwa, menurut Komisi Kesehatan Nasional China. (*)

 

BERITA REKOMENDASI