Terkait TBP Valas, Ketua DK LPS: Belum Saatnya Menaikkan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dengan mempertimbangkan berbagai faktor dan dinamika yang terjadi, saat ini belum waktunya untuk menaikkan Tingkat Bunga Penjaminan Valuta Asing LPS atau TBP Valas.

“Karena kami monitor beberapa faktor yang menjelaskan bahwa kami belum harus bertindak, hal itu dikarenakan antara lain cakupan penjaminan valas masih tinggi di atas 90 persen,” ujarnya Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta kemarin.

Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan konferensi pers hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) III 2022 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar.

Menurut Purbaya, saat ini cakupan penjaminan simpanan berbentuk valas dengan memperhitungkan TBP LPS mencapai 98,5 persen dari jumlah rekening.

“Jadi hampir semuanya sudah dicover, tetapi yang paling penting kami melihat di bulan Januari 2022 penjaminannya mencapai 98,22 persen dan saat ini mencapai 98,50 persen. Jadi ada kenaikan dari jumlah rekening, artinya dananya bukan keluar, namun ini justru bertambah,” jelasnya.

Menurutnya, yang paling penting, kebijakan TBP LPS selalu sejalan dengan kebijakan bunga bank sentral, yang masih ingin mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Dengan kata lain LPS tidak akan pernah mengganggu sinyal kebijakan moneter dari bank sentral,” tambahnya.

BERITA REKOMENDASI