Tiga Hal ini Membuat IHSG ‘Babak Belur’, BEI Terpaksa Lakukan Trading Halt

BURSA Efek Indonesia (BEI) untuk pertama kali melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan Kamis (12/3) sesi II tepatnya pukul 15.33. Di mana, trading halt tersebut ditutup hingga 30 menit.

Mengutip keterangan BEI, perdagangan akan dilanjutkan pada sesi post trading pukul 16.05–16.15. Trading halt dilakukan agar tidak terjadi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bisa berlanjut hingga 5 persen keatas.

“Kalau tidak ada trading halt, maka penurunan bisa berlanjut hingga 5 persen  ke atas. Semua bursa termasuk di Asia pasti punya. Semua regulator punya tools masing-masing, soal halting, auto rejection tapi angkanya beda-beda. Intinya bagaimana menekan harga supaya harga tidak turun terlalu jauh,” kata Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK II Fakhri Hilmi, di sela sela pelatihan dan gathering wartawan media massa yang diselenggarakan OJK di Padang, Sumatera Barat, Kamis- Sabtu,  12-14 Maret 2020.

Dia menjelaskan ada tiga hal yang menyebabkan IHSG sudah anjlok hingga 21 persen year to date atau 24 persen year on year. Apa saja itu dan berikut penjelasannya :

BERITA REKOMENDASI