Tob Insurance Kumpulkan Premi Rp70 Miliar

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sejak berdiri September 2018 hingga Juni 2019 PT Asuransi Total Bersama (Tob Insurance), telah berhasil Dengan layanan yang prima, telah menerbitkan lebih dari 320.000 polis, dengan pendapatan premi mencapai Rp. 70 miliar. Sedangkan hingga akhir tahun 2019, pendapatan premi  diperkirakan sekitar Rp 150 miliar.

"Dari pendapatan premi ini 90 persen berasal dari lissing kendaraan bermotor. Asuransi otomotif atau kendaraan bermotor masih tulang punggung kami saat ini karena 90 persen premi berasal dari situ," kata  Direktur Keuangan Tob Insurance Fransiskus Xaverius Wandy, pada  acara peluncuran PT Asuransi Total Bersama (Tob Insurance), di Jakarta, Jumat (02/08/2019).

BACA JUGA :

2020, AAJI Targetkan 20 Juta Agen Asuransi

Pelopori Perlindungan Asuransi Penumpang Ojol, BPKN Beri Apresiasi

Menurut Fransiskus, mulai tahun 2020 Tob Insurance akan mengurangi bisnis asuransi di sektor otomotif menjadi 80-85 persen saja, dan akan membidik  di sektor properti, kargo, dan asuransi mikro. “2020 akan kita kurangi bisnis di otomotif dan kita ekspansi bisnis ke sektor properti, kargo dan asuransi mikro. Sehingga 2-3 tahun ke depan bisnis kami akan balance ke portofolio lain,” tegasnya.

Dikatakanaset Tob Insurance hingga Juli 2019 mencapai Rp 245 miliar dan akan meningkat hingga akhir tahun yang diprediksi mencapai Rp 300 miliar.“Aset akan tumbuh seiring bertumbuhnya polis, nasabah dan premi kami,” tegasnya.

Presiden Direktur PT Asuransi Total Bersama (Tob Insurance) Rudy Gunawan mengatakan, Tob Insurance merupakan perusahaan kolaborasi antara PT Daya Adicipta Mustika (Daya Group) yang merupakan bagian dari Triputra Group, PT Ananta Andal Prima milik Anton Setiawan (pendiri Tunas Group), PT Ommitra Bersama Sahabat, dan beberapa pemegang saham pribadi. Selanjutnya sejak 10 Januari 2019, tob insurance mengantongi Izin Usaha di Bidang Asuransi Umum oleh Dewan Komisioner OJK melalui surat KEP-S/D.OS/2019. 

Menurutnya, saat ini tob insurance telah memiliki 11 produk asuransi yang telah mendapatkan izin OJK dengan kantor pemasaran sebanyak 16 kantor yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Adapun produk tob insurance meliputi Asuransi Kendaraan Bermotor, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Kebakaran dan Harta Benda, Asuransi Pengangkutan, dan produk asuransi lainnya seperti Asuransi Uang dan Asuransi Rekayasa. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI