Yogya Ikut ‘Terinfeksi’, Industri Pembiayaan Loyo Akibat Corona

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pada tahun 2020 penyaluran pembiayaan diperkirakan akan menurun. Selain virus Corona, yang menyebabkan terganggunya industri pariwisata, tantangan lain pertumbuhan industri perusahaan pembiayaan adalah dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang juga berdampak ke pertumbuhan industri otomotif dan industri alat berat.

“Tahun 2020 sangat berat, tantangan industri pembiayaan banyak seperti perlambatan ekonomi global, virus corona, pariwiwata yang menurun dan pertumbuhan industri otomotif di Indonesia diperkirakan masih stagnan sehingga menyebabkan kompetisi yang cukup ketat,” kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank ( IKNB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bambang W Budaiawan di Jakarta, Rabu (11/3).

Dikatakan, Outstanding pembiayaan pariwisata untuk januari 2020 adalah sebesar Rp 12,10 triliun atau menurun sebesar -0,77 persen dari pembiayaan pariwisata desember 2019 sebesar Rp 12,20 triliun. Adapun penyaluran pembiayaan pariwisata pada bulan januari 2020 adalah sebesar Rp 668,86 miliar atau lebih rendah dibandingkan posisi januari 2019.Sebesar Rp767,65 Miliar.

BERITA REKOMENDASI